Redaksi Teknik Lingkungan

Joint Research Meeting between NIES and ITB - Integrated Approach for Dissemination of Decentralized

Joint Research Meeting between NIES and ITB - Integrated Approach for Dissemination of Decentralized

Acara ini dimulai pertama kali pada tanggal 9 Januari 2017, dimana perwakilan dari NIES melakukan kunjungan ke pengolahan limbah domestik komunal di daerah Babakan Surabaya dan Binong di Kota Bandung. Pada kesempatan itu, tim dari NIES didampingi oleh perwakilan ITB meninjau unit pengolahan limbah domestik di Babakan Surabaya dengan sistem Compact Anaerobic Biofilter hasil desain masyarakat lokal dan  di Binong dengan sistem Anaerobic Baffled hasil fabrikasi sembari memberikan masukan kepada masyarakat lokal  dalam merawat unit pengolahan limbah tersebut dan bertukar cinderamata.

Kemudian puncak acara ini dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2017. Dimulai dengan sambutan yang diberikan oleh Prof. Dr–Ing. Ir. Prayatni Soewondo, MS selaku perwakilan ITB dan Yoshitaka Ebie selaku perwakilan NIES. Presentasi pertama dibawakan oleh VA Vandith dengan judul “The Organic Removal in Johkasou System on Laboratory Scale” yang membahas mengenai efisiensi penyisihan dengan menggunakan sistem Johkasou dari Jepang dalam skala laboratorium. Kemudian presentasi dilanjutkan oleh Yoshitaka Ebie dengan judul “Decentralized Domestic Wastewater Treatment Systems” yang membahas mengenai kelebihan dan kekurangan dari sistem-sistem pengolahan limbah skala perumahan. Presentasi selanjutnya dibawakan oleh Iendra Sofyan dengan judul “Identifikasi Faktor yang Berpengaruh dalam Pengelolaan Sanitasi Skala Komunal Berbasis Masyarakat di Kawasan Bandung Raya” dimana dalam presentasi tersebut beliau banyak menjelaskan mengenai efektivitas dari program sanimas yang dilaksanakan di Bandung Raya.

 

Sebelum memasuki coffee break, Onodera Takashi, menggantikan Izarul Machdar yang berhalangan hadir, membawakan presentasi dengan judul “Pilot Plant Performance of G3-DHS Reactor for Secondary Treatment of Desludging Septic Tank Wastewater” yang membahas mengenai performa reactor skala pilot di Banda Aceh dalam mengolah limbah domestik hasil pengolahan dari septic tank. Setelah coffee break, presentasi dilanjutkan oleh Yuniati, Ph.D . dengan judul “Modeling The Impact of On-Site System on Groundwater Quality in Jogjakarta” yang membahas mengenai persebaran pencemaran pada air tanah di Jogjakarta oleh beberapa sistem pengolahan limbah skala perumahan. Dan presentasi terakhir dibawakan oleh Michikazu Kojima dengan judul “Strategy for Dissemination of Decentralized Domestic Wastewater Treatment System in Southeast Asia: Initial Study” yang membahas mengenai strategi-strategi manajerial dalam menangani masalah diseminasi pengolahan limbah domestik skala perumahan untuk negara-negara asia tenggara. Kemudian acara ditutup dengan sambutan dari Yoshitaka Ebie selaku perwakilan NIES. Setelah acara berakhir, perwakilan NIES melakukan kunjungan laboratorium yang dipandu oleh para staff Kelompok Keahlian Rekayasa Air dan Limbah Cair.